Google akan menghentikan akses pelanggan Gemini AI Plus ke model Gemini Pro mulai 13 November 2026. Kebijakan itu muncul ketika perusahaan memperkenalkan Gemini 4 Argon, model terbarunya yang menyasar pekerjaan kompleks dan penalaran mendalam. Perubahan tersebut membuat pelanggan paket Plus kehilangan pilihan model Pro di aplikasi Gemini maupun Mode AI Google Penelusuran. Setelah tanggal tersebut, mereka tetap dapat menggunakan model Flash-Lite dan Flash, tetapi fitur Pro memerlukan langganan lebih tinggi.
Laporan 9to5Google pada 14 Oktober menyebut Google telah mengirimkan surel pemberitahuan kepada sejumlah pelanggan Gemini AI Plus. Isi surel menyatakan model Pro di aplikasi Gemini dan Mode AI kelak hanya tersedia bagi pelanggan AI Pro ke atas. Pengumuman ini beredar ketika Gemini 4 Argon mulai tersedia untuk pelanggan Google AI Pro dan AI Ultra.
“Mulai tanggal 13 November 2026, kemampuan untuk memilih model Pro baik di aplikasi Gemini maupun Mode AI di Google Penelusuran hanya akan tersedia untuk pelanggan Google AI Pro dan di atasnya.”
Gemini Pro Dicabut dari Paket AI Plus
Penyesuaian ini mengubah manfaat paket berlangganan karena pengguna AI Plus tak lagi bisa memilih model Pro secara langsung. Sebagai gantinya, Google hanya mencantumkan Gemini Flash-Lite dan Gemini Flash sebagai pilihan model yang tersedia di paket tersebut. Perubahan ini tidak berarti seluruh layanan Gemini ditutup, melainkan membatasi akses pada model tertentu sesuai tingkatan langganan. Bagi pengguna yang mengandalkan penalaran kompleks, koding, atau analisis bertahap, perbedaan model bisa memengaruhi cara mereka menyelesaikan tugas.
Argon Jadi Model Unggulan untuk Pengguna Pro
Google menyebut Argon sebagai model berkinerja tinggi yang dirancang menangani tugas panjang, pemrograman, riset, dan pekerjaan berbasis pengetahuan. Namun, peluncuran model baru juga berjalan beriringan dengan pembagian fitur yang lebih tegas berdasarkan kelas langganan pengguna. Akibatnya, pengguna Plus perlu menimbang kembali kebutuhan harian sebelum memutuskan apakah fitur tambahan sepadan dengan biaya paket Pro.
Biaya Langganan Jadi Pertimbangan Pengguna
Informasi yang beredar menyebut paket Google AI Plus dibanderol US$4,99 per bulan, sedangkan Google AI Pro berharga US$19,99. Jika memakai perkiraan konversi dalam materi awal, nilainya sekitar Rp89 ribu untuk Plus dan Rp358 ribu untuk Pro. Tarif sesungguhnya dapat berbeda menurut negara, pajak, promosi, dan ketentuan penagihan yang berlaku pada akun masing-masing pelanggan. Karena itu, pengguna sebaiknya memeriksa halaman langganan Google sebelum berpindah paket atau menilai selisih biaya bulanannya.
Gemini Pro Kini untuk Paket Lebih Tinggi
Mulai 13 November, pemilihan Gemini Pro di aplikasi Gemini dan Mode AI Penelusuran dibatasi bagi pelanggan AI Pro ke atas. Artinya, pelanggan AI Plus tetap dapat memakai Gemini, tetapi tidak memperoleh opsi Pro sebagaimana sebelumnya. Model Gemini 4 Argon disebut hanya tersedia bagi pelanggan AI Pro dan AI Ultra di aplikasi konsumen Google.
Pilihan Gratis Tetap Menawarkan Fitur Terbatas
Pengguna yang tidak berlangganan masih dapat mengakses Gemini, namun materi menyebut pilihan modelnya terbatas pada Flash-Lite. Model ringan semacam ini dapat mencukupi tugas sederhana, sementara kebutuhan penalaran lebih berat mungkin menuntut opsi berkemampuan lebih tinggi. Pengguna sebaiknya membandingkan batas pemakaian, jenis model, dan kebutuhan kerja pribadi sebelum menentukan paket yang paling sesuai.
Dampak Perubahan pada Pengalaman Pengguna
Penurunan akses bukan hanya urusan nama model, tetapi juga menentukan fleksibilitas pengguna saat menangani permintaan yang kompleks. Mereka yang rutin menggunakan model Pro untuk menyusun kode, merangkum dokumen, atau mengolah gagasan perlu menilai alternatif. Di sisi lain, pelanggan yang lebih sering menjalankan pertanyaan singkat mungkin tetap merasa cukup dengan pilihan Flash-Lite dan Flash. Perbedaan kebutuhan ini membuat evaluasi pemakaian aktual lebih penting daripada sekadar memilih paket dengan label tertinggi.
Perubahan akses dijadwalkan berlaku 13 November 2026, sehingga pelanggan punya waktu menilai kembali kebutuhan dan anggaran langganan. Sebelum tanggal tersebut, pengguna dapat mengevaluasi seberapa sering mereka benar-benar memerlukan kemampuan model Pro untuk tugas sehari-hari. Keputusan memperbarui atau menurunkan paket sebaiknya bertumpu pada fitur yang digunakan, batas akses, dan total biaya.