Samsung dikabarkan mengembangkan tablet lipat berukuran 17 inci, menandai kemungkinan ekspansi desain layar fleksibel melampaui perangkat ponsel. Isu tersebut kembali mencuat setelah pembocor teknologi di platform X mengunggah petunjuk lanjutan pada 29 Oktober 2026. Informasi itu menyusul unggahan Agustus, yang menggambarkan perangkat berukuran sekitar 8 inci saat terlipat dan 17 inci terbuka. Meski dimensinya terdengar ambisius, Samsung belum mengumumkan proyek tersebut maupun memastikan rencana produksi komersial kepada publik.
Laporan Gizmochina pada 30 Oktober mengaitkan rumor itu dengan akun @kro_roe, yang sebelumnya menyebarkan bocoran ukuran perangkat tersebut. Dalam unggahan terbaru, pembocor itu hanya menuliskan bahwa Samsung sudah memulainya, tanpa menyertakan rincian teknis tambahan. Pernyataan singkat tersebut belum menjelaskan jumlah prototipe, varian pengembangan, ataupun tahap validasi perangkat yang sedang berlangsung.
“Samsung sudah memulainya.”
— Ungkap @kro_roe.
Tablet Lipat Masih Diselimuti Ketidakpastian
Hingga kini, pembocor belum mengungkap jadwal peluncuran, kisaran harga, ataupun teknologi panel yang dipertimbangkan Samsung untuk perangkat tersebut. Absennya informasi mengenai mekanisme engsel, ketahanan lipatan, dan rasio layar membuat rancangan akhirnya belum dapat dipetakan secara akurat. Karena klaim tersebut baru berasal dari satu akun, status proyek masih berada pada ranah rumor yang memerlukan konfirmasi resmi. Karena itu, angka 17 inci sebaiknya dipahami sebagai ukuran yang disebut pembocor, bukan spesifikasi final produk Samsung.
Galaxy Z TriFold Jadi Jejak Eksperimen Layar Besar
Samsung sudah memperkenalkan Galaxy Z TriFold, perangkat lipat tiga panel yang menyediakan layar internal 10 inci saat dibuka. Perangkat itu dipasarkan sebagai produk edisi terbatas, bukan ponsel arus utama yang ditujukan untuk distribusi massal. Stok terakhir di Amerika Serikat tercatat habis pada April 2026, memperlihatkan keterbatasan pasokan sekaligus tingginya perhatian terhadap eksperimen tersebut.
Prapesan Perangkat Lipat Samsung Menguat
Eksperimen tersebut hadir ketika minat terhadap perangkat lipat Samsung menunjukkan pertumbuhan, terutama pada lini ponsel lipat generasi terbaru. Samsung mencatat prapesan global Galaxy Z Fold8, Fold8 Ultra, dan Flip8 tumbuh lebih dari 30 persen dibanding generasi sebelumnya. Angka itu memberi indikasi bahwa konsumen mulai menerima variasi bentuk perangkat, meski belum otomatis menjamin keberhasilan tablet lipat berukuran besar. Bagi Samsung, tren tersebut dapat menjadi dorongan untuk mengevaluasi kebutuhan pengguna sekaligus mengukur kelayakan format layar yang lebih luas.
Tablet Lipat 17 Inci Berpotensi Perluas Produktivitas
Jika terealisasi, bentang 17 inci berpotensi memperluas ruang kerja, mendukung pengolahan dokumen, serta menghadirkan pengalaman visual lebih lega bagi pengguna. Namun, perangkat sebesar itu membutuhkan rekayasa engsel, lapisan panel fleksibel, dan perlindungan permukaan yang mampu menahan siklus lipatan berulang. Samsung juga perlu menyeimbangkan bobot, ketebalan, konsumsi daya, serta antarmuka agar layar luas tetap nyaman digunakan secara portabel.
Apple Juga Menguji Gagasan iPad Lipat
Persaingan pada segmen layar fleksibel berukuran besar juga berpotensi melibatkan Apple, yang dilaporkan tengah menguji konsep iPad lipat. Bocoran dari informan China bernama Kang menyebut desain tersebut mungkin mengacu pada Huawei MateBook Fold sebagai referensi. Ming-Chi Kuo memperkirakan iPad lipat pertama Apple dapat meluncur pada 2028 dengan layar 18–20 inci saat terbuka.
Persaingan Bergantung pada Validasi dan Jadwal
Meski kedua perusahaan mengeksplorasi format serupa, belum tersedia jadwal resmi yang memungkinkan publik membandingkan peluncuran keduanya secara langsung. Samsung belum mengonfirmasi proyek tablet 17 inci, sementara kabar perangkat Apple juga masih bertumpu pada laporan dan prediksi analis. Kesenjangan antara prototipe dan produk komersial tetap besar, lantaran produsen harus melewati validasi ketahanan, biaya, serta kesiapan manufaktur. Karena itu, waktu peluncuran belum layak dipastikan, meskipun arah pengembangan layar lipat besar semakin menarik perhatian industri.
Untuk saat ini, tablet lipat 17 inci Samsung masih menjadi indikasi awal, bukan produk siap jual dengan spesifikasi final. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada pengumuman perusahaan, kemunculan bukti prototipe, serta kejelasan strategi pasar perangkat tersebut. Jika Samsung mampu menerjemahkan konsep itu menjadi perangkat tangguh dan praktis, format ini berpotensi membuka kategori penggunaan baru.