Xiaomi 18 diproyeksikan meluncur di China pada Desember 2026, setelah perangkat reguler tersebut tercatat dalam basis data sertifikasi 3C. Kemunculan dokumen resmi itu memperkuat indikasi bahwa Xiaomi tetap menyiapkan model standar, bukan hanya jajaran ponsel kelas Pro. Informasi tersebut sekaligus meredam spekulasi mengenai kemungkinan perusahaan meniadakan varian reguler dalam generasi terbaru lini flagship mereka. Selain jadwal debut, sertifikasi itu mengungkap dukungan pengisian kabel 100W, sementara sejumlah spesifikasi utama masih berstatus perkiraan.
Laporan GSM Arena pada Sabtu (7/11) waktu setempat menyebut pencatatan tersebut menjadi petunjuk penting menjelang peluncuran perangkat. Dokumen 3C juga menepis rumor bahwa Xiaomi hanya akan menghadirkan Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max. Dengan demikian, kehadiran model reguler berpotensi melengkapi strategi perusahaan dalam menjangkau beberapa segmen pengguna flagship.
Xiaomi 18 Pertahankan Pengisian Cepat 100W
Sertifikasi 3C mengonfirmasi Xiaomi 18 mendukung pengisian kabel 100W, kemampuan yang juga tersedia pada Xiaomi 17. Angka tersebut menunjukkan Xiaomi mempertahankan standar pengisian berdaya tinggi, sehingga pengguna berpeluang mengisi baterai lebih praktis. Meski begitu, sertifikasi yang tersedia belum menjelaskan durasi pengisian maupun rincian teknologi pengelolaan suhu selama proses berlangsung. Informasi mengenai chipset juga belum dikonfirmasi resmi, tetapi perangkat ini diperkirakan mengandalkan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Snapdragon Gen 6 Jadi Andalan Performa
Chipset tersebut diperkirakan menjadi pusat pemrosesan utama, sekaligus menentukan kemampuan perangkat menangani aplikasi berat dan aktivitas multitugas. Namun, performa aktual tetap bergantung pada optimasi perangkat lunak, pengelolaan termal, serta konfigurasi memori yang belum terungkap. Karena itu, rincian pengujian kinerja baru dapat memberikan gambaran lebih utuh setelah Xiaomi mengumumkan spesifikasi final.
Kamera 200MP Perkuat Ambisi Fotografi
Di sektor fotografi, Xiaomi 18 disebut membawa kamera utama beresolusi 200MP untuk menangkap gambar dengan tingkat detail tinggi. Resolusi besar membuka ruang pemrosesan gambar lebih leluasa, tetapi kualitas akhir tetap ditentukan sensor, optik, dan algoritma kamera. Xiaomi belum mengungkap konfigurasi kamera pendamping, fitur perekaman video, maupun kemampuan fotografi lain pada model reguler tersebut. Kejelasan spesifikasi itu penting agar angka megapiksel tidak menjadi satu-satunya tolok ukur dalam menilai kemampuan fotografi perangkat.
Xiaomi 18 Dikabarkan Bawa Baterai 7.200 mAh
Xiaomi 18 juga dikabarkan membawa baterai 7.200 mAh, kapasitas yang menjadi salah satu peningkatan paling menonjol. Dibandingkan Xiaomi 18 Pro, kapasitas tersebut disebut memiliki selisih 200 mAh lebih besar pada model reguler. Perbedaan itu menarik perhatian karena varian Pro justru disebut mengusung bodi ringkas dengan layar berukuran 6,4 inci.
Kapasitas Besar Memunculkan Dugaan Layar Lebih Luas
Kapasitas baterai besar dapat menunjang penggunaan lebih panjang, meskipun daya tahan sebenarnya turut dipengaruhi layar dan efisiensi chipset. Jika spesifikasi tersebut akurat, Xiaomi perlu menyeimbangkan kapasitas daya dengan bobot serta ketebalan keseluruhan perangkat. Dimensi fisik dan rincian panel masih belum terungkap, sehingga kesimpulan mengenai ukuran bodi reguler perlu menunggu pengumuman resmi.
Jadwal Global Menyusul Peluncuran Model Pro
Perbandingan baterai dengan varian Pro memunculkan dugaan bahwa Xiaomi 18 reguler akan memakai rancangan bodi lebih lapang. Materi yang beredar mengaitkan kapasitas 7.200 mAh dengan kemungkinan layar lebih luas daripada panel 6,4 inci milik Pro. Namun, kapasitas baterai saja belum cukup untuk memastikan ukuran layar, sebab rancangan internal dan kepadatan komponen juga berpengaruh. Kepastian mengenai dimensi, panel, serta ergonomi perangkat baru akan terlihat ketika Xiaomi membuka informasi produk secara menyeluruh.
Untuk pasar China, Xiaomi 18 reguler diperkirakan meluncur pada penghujung 2026, mengikuti kemunculannya dalam sertifikasi 3C. Sementara itu, konsumen global kemungkinan harus menunggu hingga peluncuran internasional model Pro dan Pro Max berlangsung. Urutan distribusi tersebut membuat jadwal global varian reguler belum pasti, meskipun debut domestiknya diproyeksikan berlangsung lebih dahulu.